Senin, 03 Maret 2014

Sejarah perkembangan Kaos

AWAL DIKENAL T-SHIRT/KAOS OBLONG

Di Indonesia T-shirt dikenal dengan kaos. Tshirt sendiri merupakan fashion budaya barat yang merambah ke Indonesia. Banyak cerita mengenai awal dikenalnya tshirt di dunia fashion, Kaos berasal dari kata shirt yang berarti kemeja, huruf T didepan kata T-shirt karena bentuk Tshirt itu sendiri seperti huruf ‘T” ada juga yang berpendapat T-shirt itu kepanjangan dari Training Shirt yaitu T-shirt yang dipakai oleh tentara militer Amerika untuk latihan militer.


Sebelum dipakai sebagai pakaian sehari-hari, T-shirt merupakan pakaian aktivitas seperti latihan dan udara panas atau dipakai tentara  saat tidak meggunakan seragam. Model T-Shirt saat itu hanya kaos leher bulat dan berwarna putih saja, tidak ada variasi model dan warna.


MASA KEPOPULERAN T-SHIRT

        T-shirt menjadi icon pakaian yang diperhitungkan berawal ketika tahun 1947 aktor Amerika Marlon Brando memakai T-shirt saat memerankan tokoh Stanley Kowalsky pada film “A Street Named Desire”. T-shirt tersebut berwarna abu-abu berleher bulat, terlihat melekat ketat ditubuh bermodel lengan pendek. Di tahun 1955 film berjudul “Rebel Without A Cause” dibintangi James Dean, memakai Jaket merah belengan panjang dan didalamnya dilapisi tshirt putih. Ketika film ini menjadi box office saat itu, pamor tshirt sebagai icon fashion diperhitungkan dan  dikagumi. Masyarakat mengganggap T-shirt menjadi sesuatu yang baru.


        Banyak pihak menganggap Kaos ini memberontak budaya  yang tidak sopan dan beretika yang berlaku saat itu, Kaos yang selalu dipakai sebagai pakaian dalem menjadi pakaian luar yang dipakai sehari-hari. Moment itu memulai anak-anak muda memakai Kaos sebagai lambang kebebasan jiwa muda dalam mewujudkan kreatifitas. Sejak saat itu tshirt menjadi trend fashion melanda dunia, tshirt menjadi pakaian sehari-hari. Kesan Kaos menjadi keren, fashionable dan trendy sangat melekat saat memakai Kaos.  




        Kepopuleran Kaos terus berkembang ditahun 60-an, Kaos menjadi symbol kumunitas, gerakan, partai dan promosi tentang banyak hal. Salah satunya komunitas hippies yang menjadikan Kaos  sebagai symbol, Kaos dengan berbagai warna menyerupai motif abstrak pelangi. Gerakan hippies ini menjadi revolusi total dari Kaos, komunitas musik, organisasi politik, gerakan social non profit, lingkungan mendukung kepopuleran Kaos kala itu. Sejak tahun 60an sampai saat ini Kaos masih tetap mejadi tren fashion sebagai lambang akutualisasi dan  menjadi media yang efektif sebagai media souvenir untuk mempromosikan apapun.   

             Pekembangan dunia yang dinamis dari mulai politik, lingkungan, musik, film, televisi, teknologi, fashion dll turut mempengaruhi perkembangan design Kaos. Tidak jarang Tshirt dengan tema film Miami Vice (90-an), Komunitas Green peace, Tshirt metal  Gun N roses (80-an), Tshirt I love new york (80an), Kaos idola Justin bieber (2000-an), kaos tv kartun simpson (90an) dll, selebriti dan orang terkenal baik artis maupun tokoh dunia juga mempengarungi perkembangan dan kepopuleran kaos sampai saat ini.



  
Membicarakan tshirt tidak bisa lepas dari pekembangan design graphis pada tshirt itu sendiri. Seiring dengan perkembangan teknologi sablon dan design. Kaos dihiasi dengan berbagai gaya design, penggunaan font, warna dan teknik sablon tertentu membuat tshirt mendukung aktualisasi pribadi, komunitas, organisasi maupun perusaahan dalam mengangkat kepekaan merk pada masyarakat. Merk Kaos bermunculan dari kelas merk local, distro-distro dan kelas designer.  Kaos telah menjadi wadah dalam mewujudkan ide design sehingga mewarnakan dunia design dan fashion.  Perkembangan Kaos tidak hanya dari bertambahnya fungsi, namun modelnyapun terus bertambah dari bentuk leher, bentuk lengan, ukuran, model T-shirtnya dan penambahan elemen seperti kerah, manset, printing (sablon), warna baju dll.

                Ditanah air, perkembangan Kaos dimulai dari kota Bandung sebagai pusat tekstil Indonesia. Sumber Daya Manusia yang sangat memadai dan kreatifitas dari anak muda Bandung membuat design Kaos berkembang sangat pesat dan disukai oleh pasar dalam negeri. Designer Kaos terus bermunculkan, design terbaru dan ide unik terus dikembangkan oleh mereka. Designer T-shirt Bandung terus membuat  design idealis khas local yang akhirmya diiringi dengan berdirinya banyak distro (distribution outlet) sebagai wadah designer Kaos untuk menjual hasil karya mereka. Dengan didukung oleh masyarakat lokal, kebudayaan dan musisi lokal membuat kaos khas distro khas anak bangsa terus dicintai masyarakat Indonesia.

                Didunia promosi Kaos yang ditekuni Prodeez, Kaos membantu pengusaha produk, jasa, acara-acara, program, komunitas, partai dan kelompok social supaya produk mereka lebih dikenal masyarakat. Produk yang belum dikenal masyarakat menjadi dikenal, yang sudah dikenal akan terus diingat msyarakat. Tentunya dengan promosi yang terencana, promosi Tshirts bisa meningkatkan penjualan dan pendapatan untuk perusahaan. Tidak jarang sebuah produk terkenal bisa membagikan tshirt sampai 200.000 pcs untuk mempromosikan produk mereka.  Dan akan sangat efektif jika dibagikan kepada sasaran konsumen yang tepat.

Artikel: "sejarah T-shirt/ Kaos"  Oleh : www.prodeez.com Produsen kaos promosi,baju promosi,tas promosi,bantal promosi,kaos polos, kaos souvenir, seragam kerja, bantal souvenir, tas souvenir, tas kreatif, kaos olahraga, seragam olahraga, kaos anak, kaos polo, kaos wanita.
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar